operasi off-design dapat mengganggu kerusakan pada mesin

REPUBLIKA.CO.ID JAKARTA – Kendaraan modern saat ini yang memiliki karakter mesin yang lebih canggih menuntut pasokan bahan bakar minyak beroktan tinggi (BBM).

Sangat berguna untuk mesin dalam mendukung kinerjanya agar lebih tahan lama dan mampu menghasilkan tenaga maksimal. Bahan bakar beroktan tinggi juga dilengkapi dengan berbagai aditif, termasuk deterjen untuk membersihkan ruang bakar mesin.

Iman K. Reksowardojo, pakar sepeda motor di Institut Teknologi Bandung (ITB), Jumat (9/11) menilai masih banyak pemilik kendaraan bermotor yang belum menyadari manfaat bahan bakar yang digunakan.

Jika mesin yang seharusnya dirancang dengan bahan bakar oktan tinggi tetapi pemiliknya tidak mematuhi, maka akan ada operasi atau operasi diluar desain diluar desain.

Faith bersikeras, operasi off-design ini sangat mengganggu kinerja mesin, dan bahkan dapat merusaknya. Sebab, output yang dihasilkan juga keluar dari desain. Antara lain, penurunan daya kendaraan, masa pakai mesin lebih pendek, dan sebagainya.

Salah satu cara yang harus digunakan untuk mengatasi operasi off-design adalah menggunakan BBM seperti yang direkomendasikan oleh pabrikan. Saat ini, hampir semua kendaraan terbaru merekomendasikan menggunakan bahan bakar beroktan tinggi, setidaknya RON 92.

Ini sebagai panduan bagi konsumen untuk memilih bahan bakar yang telah direkomendasikan. "Jika mesin dirancang untuk bahan bakar oktan tinggi, itu harus menggunakan bahan bakar oktan tinggi, jika tidak, maka akan ada operasi off-design," kata Iman.

Bagi pemilik kendaraan tua, penggunaan bahan bakar beroktan tinggi juga disarankan karena membuat mesin lebih halus dan lebih tahan lama.

Selain kendaraan roda empat, sepeda motor saat ini juga membutuhkan bahan bakar beroktan tinggi. Karena spesifikasi beberapa mesin kendaraan bermotor modern telah dirancang untuk menggunakan bahan bakar beroktan tinggi di muka.