Sibolga – Calon pemilik Xenia baru di Sumatra harus rela menunggu mobil hingga tiga bulan setelah memesan. Itu karena produksi Daihatsu Xenia yang tidak stabil ke berbagai daerah di Indonesia.

Seperti yang diungkapkan oleh Manajer Regional Sumatra, PT Astra Internasional Daihatsu Sales Operation (AI-DSO) Budhy Lau, indentasi Xenia yang baru itu panjang. Sampai butuh 3 bulan.

"Saat ini, saya ingin 3 bulan untuk jenis dan warna tertentu. Misalnya, yang paling favorit adalah putih mutiara. Ini indent yang sangat panjang. Selama dua bulan biasa," katanya di Sibolga, Sumatera Utara, Senin (6/6). 11/2/2019).

"Jika warnanya tidak ramai, jenisnya bukan favorit, bisa lebih cepat," lanjut Budhy.

Ini karena distribusi dan produksi mobil belum stabil. "Saat ini respons dan permintaannya cukup baik. Hanya saja kami membutuhkan pasokan yang lebih cepat. Tapi memang ini juga masih baru, produksi dan distribusi belum stabil," kata Budhy.

Pada kesempatan yang sama, ia juga mengatakan bahwa pemesanan Xenia baru telah mencapai 350 unit.

"Jika kita melihat tahun lalu (2018), unit terjual 617 unit. Pada bulan Januari, karena produk kami baru saja diluncurkan, unit belum masuk, jadi kami hanya menemukan 430 unit dengan SPK beredar 350 unit," katanya kata.

"Jadi ya situasinya seperti itu. Kami berharap akan ada peningkatan dan pasokan dapat meningkat sehingga distribusi dapat ditingkatkan lagi," Budhy menyimpulkan. (ruk / rgr)