Sukabumi – Mengenai mobil listrik, pemerintah belum mengetuk peraturan presiden tentang kendaraan ramah lingkungan. Dijanjikan akan hengkang dalam waktu dekat, hingga saat ini peraturan tersebut belum dikeluarkan.

Kabarnya, rancangan peraturan presiden tentang kendaraan listrik hanya diperbaiki oleh editorial. Pabrikan otomotif pun tak ketinggalan menunggu kebijakan memasarkan mobil listrik di Indonesia.

Pabrikan asal China, Wuling, tidak banyak bergerak dalam mempersiapkan perang mobil listrik di Indonesia. Hanya, pada pameran Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2018, Wuling memamerkan mobil listrik mungil, E100.

Wuling E100 Foto: Rachman Haryanto

"Regulasi (mobil listrik) belum ada di sana. Jika peraturan itu ada, kami hanya akan mempertimbangkan apa aksinya," kata Brand Manager Wuling Motors Indonesia, Dian Asmahani di sela-sela media Wuling Almaz. test drive ke Sukabumi-Bogor, Jawa Barat, Rabu (3/3/2019).

Dian mengatakan, saat ini pihaknya belum bisa melangkah apa-apa dalam mempersiapkan era kendaraan listrik di Indonesia. Menurutnya, Wuling ingin belajar tentang regulasi kendaraan listrik baru yang mengambil tindakan.

"Intinya adalah kita siap dalam hal kemampuan, karena di Cina E100 dan E200 itu adalah produksi massal dan dijual secara publik. Tetapi ketika datang ke Indonesia, penyesuaian untuk pasar Indonesia, apakah kita ingin membawa produk yang ada, kita harus tunggu regulasi, "katanya.

Wuling e100 Foto: Rachman Haryanto

"Kami benar-benar menunggu mobil listrik diatur," katanya.

Bagaimana peraturan mobil listrik yang diharapkan oleh Wuling? Dian tidak bisa menjawab dengan pasti. "Anda tidak bisa bicara terlalu jauh. Pemerintah tidak mengatakan apa-apa. Kami hanya menunggu pemerintah dulu," katanya.

Video: Mobil Listrik Wuling e100

[Gambas:Video 20detik]

(rgr / ddn)